Sajak dalam diam. Dan Kau tak akan pernah tau :)


Kau Tak kan pernah membaca catatan ini. Karena kau tak tahu aku ada di sini.
Aku yg setiap hari melihat profilmu, tapi tak pernah berani meng-klik “tambah teman” di samping Foto Profil mu yg manis.
Siluet bayangan di Sekolah dasar selalu terngiang setiap mengingat namamu. Pada wkt itu, kau adalah pelempar bola kasti yg keren, sementara aq pemukul bola yg payah.
Ingatkah kau saat kau melempar bola dan mengenai betisku ? Sakit, tp rasa sakit itu kalah besarnya dgn rasa senangku saat kau memapahku. Sejak saat itu kau pasti langsung menunjukku jd anggota regumu di setiap pertandingan kasti. Mungkin kau takut kalau harus melempar bola ke arahku lagi.
Di SMP, saat dimana ada gadis yg populer dan yg tidak populer. Aku adalah gadis yg kedua, tidak terlalu diperhatikan, sementara kau dekat dgn gadis-gadis yg pertama. Kupikir aku sudah kehilanganmu, dan kau takkan pernah kusentuh.
Tapi ternyata, aku masih memilikimu, di jalanan menuju rumah saat pulang sekolah, di
perpustakaan umum, dan di lapangan Basket Batuah, kita tertawa.
Di SMA, kau adalah murid IPS sementara aku seorang Siswi IPA. Aku akan senang sekali saat mengerjakan tugas bhs Inggrismu. Aku masih ingat waktu kamu menyalin lagi semua yg sudah kukerjakan,”Tulisanmu terlalu rapi, takutnya ketahuan guru klo lain aku yg nulis.” ucapmu.
Beberapa bulan tanpa sengaja kita bertemu dijalan, Kau dengan seorang gadis, dan aku dengan lelaki yg sebenarnya tak pernah kuingini.
Apakah kalian sedang bersama ? Tanyaku dalam hati.
Dan kemudian kita saling berbagi cerita, tertawa, kau membuatku bebas bicara apa saja, tertawa sepuasku. Hingga pada akhir semuanya kau bertanya padaku dan dia yang di sisiku,”Apa kalian sedang bersama?”
Aku melihat gadis yg sedang menggandeng tanganmu kini, dan aku mengangguk.
Diam, basa basi sejenak, dan kita berpisah.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan disore itu....

Untuk Pengalaman Hebat yang Tak Akan Terulang, Terima Kasih :)