Postingan

Saya tau kamu :)

Saya tau nama mu Rizki Pratama , seorang lelaki, anak bungsu dari 2 bersaudara yang tengah berjuang dalam tugas akhir. Saya tau nama mu Rizki Pratama, anak yang mencintai keluarga namun terkadang keras kepala.   Saya tau nama mu Rizki Pratama, lelaki yang kepada mu lah ku jatuhkan hati ku ditanah rantau. Saya tau nama mu Rizki Pratama, bersama mu lah ku gapai keberhasilan ku dibangku kuliah dan lulus tepat waktu dengan predikat cumlaude. Saya tau nama mu Rizki Pratama, ku rajut perjalanan hidup ku bersama mu ditengah kekurangan dan kecukupan yang kita punya dengan harapan kita kelak akan bersatu sampai hanya maut yang mampu memisah. Ku sebut Rizki Pratama, nama yang membuat ku kuat, tegar dan tak goyah dalam hidup. Sang motivator ku dihari-hari berat dan tak pernah habis sabar mu untuk ku. Rizki Pratama ku tetaplah tersenyum disaat dunia tak melihat mu, tetap lah baik kepada siapa pun dan selalu takutlah akan Tuhan. Jangan lelah mendampingi ku, selalu, selama nya.....

Untuk Pengalaman Hebat yang Tak Akan Terulang, Terima Kasih :)

Gambar
“Terima Kasih Untuk Pengalaman Hebat yang Tak Akan Terulang“ Diawal rencana, K2NM dikampus atau diarea Kota Palangka Raya adalah yang terbaik. Aku bisa dengan tenang menyelesikan proposal kerja praktik ku, dan tidur nyaman dirumah seperti biasa. ****** Berawal dari pembekalan K2NM.. . Aku sungguh tak bersemangat ketika teman sekelompok ku bukan orang yang ku kenal. Hingga diakhir pembekalan tepatnya pembagian lokasi, aku benar-benar ingin mengundurkan diri setelah mengetahui lokasi kami terletak disebuah desa. Pikiran ku sudah membayangkan tak akan mengenakannya melewatkan waktu 1 bulan, tinggal 1 atap dengan orang-orang yang tidak ku kenal. Mungkin saja mereka jahat ? Ada yang tak senyum, ada yang cuek, ada yang tampang preman. Oh aku merasa terjebak dalam perangkap K2NM. Tapi kembali hati ku berkata “ Don’t Judge People By The Cover ”. Hari keberangkatan tiba.... Depan LPKM sebelum berangkat ke Desa Bukit Liti kami sampai didesa Petuk Liti. Halo, masih ingin me...

Kekasih ku, sahabat ku...

Gambar
Cinta.. adalah dimana hal ini dimulai. Terimakasih untuk membiarkan ku masuk.. ingat ? 17-06-2015 :) Aku tidak pernah berpura-pura, kau selalu tau siapa diri ku.. Dan aku tau hidup ku lebih baik karena kau bagian dari itu. Aku tau tanpa mu disisi ku, aku akan berbeda. Terimakasih untuk semua kepercayaan mu, untuk tidak meyerah, untuk memegang tangan ku. Aku selalu tau dimana kau berdiri karena aku merasa hidup ku lebih baik karena hadir mu, begitu juga dengan dunia yang kita tempati. Aku bersyukur untuk waktu yang aku habiskan dengan mu, sahabat ku, kekasih ku...                    Terimakasih telah memanggil ku, telah membangunkan ku, telah memilih kita, mengangkat ku, menjagaku, dan terus berada disini bersama ku. Sekarang hidup ku terasa lebih baik, karena kau bagian dari hidup ku, karena aku tau tanpa mu disisi ku aku akan berbeda. Ya, aku merasa hidupku lebih baik, begitu juga d...

Sayang, Terimakasih.... :) 176,15

Gambar
Sampai hari ini aku masih sering heran tak percaya setiap kau pelan mengusap kepala saat aku sedang bertingkah menyebalkan. Kau selalu bilang aku seperti bocah yang keras kepala, ogah mendengar, sampai mau menang sendiri memang jadi kebiasaan. Tapi dengan semua keburukanku itu tak sedikit pun kau berniat meninggalkan. Sayang, di luar sana banyak gadis yang lebih istimewa. Tapi terima kasih sudah bertahan, meski aku tak sempurna.. Bicara soal memulas muka aku bukan ahlinya. Penampilanku selalu seadanya. Anehnya, senyummu untukku tetap ada Aku bangun dengan meloncat karena jam masuk kuliah sudah mepet, mandi secepat kilat, mengambil pakaian di tumpukan teratas, kemudian berangkat. Di depan pintu, kau yang hampir setiap hari selalu menjemput ku dengan sabar menungguku sambil mengingatkan ku tentang barang bawaan ku supaya tak ada yang tertinggal. Saat aku menggerutu, senyummu justru kutemukan setiap kali mata kita bertemu.  Begitu sering aku bertanya : Ke...

Hujan disore itu....

Gambar
Sore ini hujan... Teringat masa kecil bersama sahabat-sahabat kecil dulu, dimana hujan adalah alaram untuk bersuka cita dan bergembira. Benar, tawa lepas sore itu dimana tak mungkin waktu itu aku mem-foto kejadian ketikan hujan-hujanan waktu itu, mengingat dulu aku lebih sering menghabiskan waktu didunia nyata dari pada dunia maya, atau mungkin waktu itu belum ada dunia maya...... ? Entahlah, waktu itu aku tak perduli dunia maya, yang aku tau dulu masa kecil dimana tanpa kemunafikan. Ya, sebut saja kami adalah pasukan pantang pulang kerumah sebelum adzan magrib. Entah tradisi atau semacam kebiasaan, adzan adalah bel kembali pulang kerumah dengan hati was-was takut dimarahi oleh ibu dan bapak. Hmmm...... aku rindu masa kecil dulu kawan, masa-masa yang telah lama aku tinggalkan, masa kecil yang penuh kenangan menyenangkan, karena yang menyakitkan tak pernah mau ku kenang, atau memang sebenarnya tak pernah ada yang menyakitkan :) Bertempat tinggal disebuak kabupaten kecil, membu...

Be Better :)

Gambar
Rapuh bukanlah aku Tak juga pupus.. Aku msih sanggup berlari Dari jauh sekali.. Aku memang manusia Yang tak lepas dari kcewa.. Sedihlah aku dan menangis Saat semua tak teraih.. Tapi itu hanya hujan gerimis Yang sesaat reda Oleh khangatan mentari.. Dan aku tak gagal dalam skali tak brhasil.. Aku akan mulai kembali Dengan pergandaan semangat Yang tak pupus oleh kgagalan..

Sajak dalam diam. Dan Kau tak akan pernah tau :)

Gambar
Kau Tak kan pernah membaca catatan ini. Karena kau tak tahu aku ada di sini. Aku yg setiap hari melihat profilmu, tapi tak pernah berani meng-klik “tambah teman” di samping Foto Profil mu yg manis. Siluet bayangan di Sekolah dasar selalu terngiang setiap mengingat namamu. Pada wkt itu, kau adalah pelempar bola kasti yg keren, sementara aq pemukul bola yg payah. Ingatkah kau saat kau melempar bola dan mengenai betisku ? Sakit, tp rasa sakit itu kalah besarnya dgn rasa senangku saat kau memapahku. Sejak saat itu kau pasti langsung menunjukku jd anggota regumu di setiap pertandingan kasti. Mungkin kau takut kalau harus melempar bola ke arahku lagi. Di SMP, saat dimana ada gadis yg populer dan yg tidak populer. Aku adalah gadis yg kedua, tidak terlalu diperhatikan, sementara kau dekat dgn gadis-gadis yg pertama. Kupikir aku sudah kehilanganmu, dan kau takkan pernah kusentuh. Tapi ternyata, aku masih memilikimu, di jalanan menuju rumah saat pulang sekolah, di perpustakaan umu...