Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Hujan disore itu....

Gambar
Sore ini hujan... Teringat masa kecil bersama sahabat-sahabat kecil dulu, dimana hujan adalah alaram untuk bersuka cita dan bergembira. Benar, tawa lepas sore itu dimana tak mungkin waktu itu aku mem-foto kejadian ketikan hujan-hujanan waktu itu, mengingat dulu aku lebih sering menghabiskan waktu didunia nyata dari pada dunia maya, atau mungkin waktu itu belum ada dunia maya...... ? Entahlah, waktu itu aku tak perduli dunia maya, yang aku tau dulu masa kecil dimana tanpa kemunafikan. Ya, sebut saja kami adalah pasukan pantang pulang kerumah sebelum adzan magrib. Entah tradisi atau semacam kebiasaan, adzan adalah bel kembali pulang kerumah dengan hati was-was takut dimarahi oleh ibu dan bapak. Hmmm...... aku rindu masa kecil dulu kawan, masa-masa yang telah lama aku tinggalkan, masa kecil yang penuh kenangan menyenangkan, karena yang menyakitkan tak pernah mau ku kenang, atau memang sebenarnya tak pernah ada yang menyakitkan :) Bertempat tinggal disebuak kabupaten kecil, membu...

Be Better :)

Gambar
Rapuh bukanlah aku Tak juga pupus.. Aku msih sanggup berlari Dari jauh sekali.. Aku memang manusia Yang tak lepas dari kcewa.. Sedihlah aku dan menangis Saat semua tak teraih.. Tapi itu hanya hujan gerimis Yang sesaat reda Oleh khangatan mentari.. Dan aku tak gagal dalam skali tak brhasil.. Aku akan mulai kembali Dengan pergandaan semangat Yang tak pupus oleh kgagalan..

Sajak dalam diam. Dan Kau tak akan pernah tau :)

Gambar
Kau Tak kan pernah membaca catatan ini. Karena kau tak tahu aku ada di sini. Aku yg setiap hari melihat profilmu, tapi tak pernah berani meng-klik “tambah teman” di samping Foto Profil mu yg manis. Siluet bayangan di Sekolah dasar selalu terngiang setiap mengingat namamu. Pada wkt itu, kau adalah pelempar bola kasti yg keren, sementara aq pemukul bola yg payah. Ingatkah kau saat kau melempar bola dan mengenai betisku ? Sakit, tp rasa sakit itu kalah besarnya dgn rasa senangku saat kau memapahku. Sejak saat itu kau pasti langsung menunjukku jd anggota regumu di setiap pertandingan kasti. Mungkin kau takut kalau harus melempar bola ke arahku lagi. Di SMP, saat dimana ada gadis yg populer dan yg tidak populer. Aku adalah gadis yg kedua, tidak terlalu diperhatikan, sementara kau dekat dgn gadis-gadis yg pertama. Kupikir aku sudah kehilanganmu, dan kau takkan pernah kusentuh. Tapi ternyata, aku masih memilikimu, di jalanan menuju rumah saat pulang sekolah, di perpustakaan umu...